Namun Fadlil menilai situasi yang terjadi saat ini terjadi dalam periode yang lebih panjang dibandingkan biasanya. Untuk menghadapi siklus tersebut industri asuransi dan reasuransi bisa mengantisipasinya dengan risk appetite yang sesuai dan menjaga hubungan jangka panjang dengan para partner bisnis.
“Kami menjaga kepercayaan dari business partner dengan tetap menjalankan kewajaran underwriting dalam lingkup enterprise risk management untuk mempertahankan sustainability,” tukasnya. (timur)

