“Seperti pada kegiatan hari ini saja diikuti sebanyak 205 peserta dari se-Indonesia. Diikuti peserta Medan, Makassar, Semarang, Cirebon, Tangerang, Lampung, Lubuk Linggau, Padang. Jumlah peserta sekarang melonjak,” terangnya.
Karena pada Bacan Rock Show di Pasar Rawa Bening pertama dan kedua jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tercatat berkisar 180, sementara pada ajang ketiga turun menjadi sekitar 173 peserta.
Sehingga ketika terjadi peningkatan jumlah peserta pada Bacan, diharapkan semakin banyak kolektor yang datang ke Pasar Rawa Bening dan menghidupkan pamor batu akik Indonesia.
Di sini batu akan dinilai dari segi warna, transparansi dan gosokannya, akurasi dan pendistribusian, kebersihan batu, bening tidaknya batu. Itu bagiannya yang akan dilihat dalam penilaian suatu batu yang dikonteskan.
“Yang dinilai dalam Bacan Rock Show kali ini dari visual, meskipun dari jauh sudah kelihatan nyala. Warnanya, kebersihan (bening), potongan dan bentuk batu. Kategorinya ada banyak,” tukas Ekhy didampingi Yohanes Setyawan, 46, Ketua Pengurus Harian Asosiasi Puspa Cakra.
