Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali, agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrim.
“Jika tidak ada kepentingan, jangan bepergian keluar rumah dan jangan lupa selalu memantau cuaca melalui informasi dari BMKG. Dan tetap berdoa agar kita semua dijauhi mara bahaya dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.
Sebelumnya, Bali mengalami cuaca ekstrim selama sepekan ini yang mengakibatkan bencana alam seperti banjir, pohon tumbang hingga tanah longsor.
Berdasarkan rekapitulasi instansi terkait, bencana alam tercatat sudah terjadi sebanyak 78 kejadian. Dengan rincian pohon tumbang 31 titik, banjir 12 titik, longsor 29 titik, bangunan jebol 4 titik, jalan jebol 1 titik.
Dari sekian banyak kejadian, tanah longsor di Kabupaten Karangasem menimpa sejumlah rumah warga. Dua orang dilaporkan meninggal satu lainnya selamat.(Yudha Krastawan)
