Untuk penelitian yang dipublikasikan di Nutrients ini, para ahli menganalisis konsumsi pizza dan pola makan yang lebih luas dari 365 orang dengan rematik. Responden tersebut berusia antara 18 tahun dan 65 tahun.
Tak hanya rematik, kuliner pizza juga ternyata memiliki kandungan gizi dan manfaat kesehatan yang baik. Lantas, fakta menarik apalagi terkait kuliner khas Italia ini? Yuk kita simak ulasannya berikut ini.
- Sumber protein
Dalam sepotong pizza keju memiliki kandungan protein sebanyak 15 gram. Tubuh kamu memerlukan protein untuk berbagai hal. Misalnya untuk pembentukan sel-sel tubuh dan memberikan asupan energi di dalam tubuh.
- Serat yang bermanfaat
Percaya atau tidak, faktanya pizza memiliki kandungan serat yang bisa membantu melancarkan saluran pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol. Dalam sepotong pizza terdapat kandungan serat sebanyak 3,2 gram.
- Kaya vitamin
Siapa bilang kamu tak bisa mendapatkan vitamin dari pizza? Di dalam pizza terdapat kandungan vitamin C dan vitamin A –terutama pizza jenis sayuran.
- Cegah kanker
Saus yang melapisi dasar pizza terbuat dari tomat yang memiliki kandungan lycopene, yaitu senyawa antioksidan yang dapat mencegah kanker. Selain itu terdapat kandungan vitamin B6 dan mangan yang juga dapat mencegah kanker.
- Mencegah penyakit jantung
Sebagian bahan pembuatan pizza menggunakan minyak zaitun. Minyak ini dapat membantu tubuh untuk mengurangi kandungan lemak jahat yang berperan dalam terjadinya penyakit jantung. Jadi pilihlah pizza yang terbuat dari bahan-bahan alami dan baik seperti minyak zaitun.
- Meningkatkan daya tahan tubuh
Di dalam pizza terdapat taburan bawang putih yang memiliki kandungan vitamin C. Vitamin yang satu ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
- Cegah osteoporosis
Sebagian besar pizza ditaburi oleh keju. Produk olahan susu ini diketahui memiliki kandungan kalsium yang dapat mencegah tubuh dari osteoporosis.
