Berdasar hasil audit dilakukan pihak pengelola minimarket, total puluhan bungkus rokok yang dijarah komplotan pelaku senilai Rp3 juta dan uang di kasir sebanyak Rp800 ribu.
“Jadi bukan darah teman saya. Dari malam kejadian polisi sudah datang ke sini. Besoknya juga datang untuk ambil sidik jari pelaku yang ada dan rekaman CCTV disini,” tukasnya.
Berdasar rekaman CCTV, dalam kejadian yang sudah diamankan unit Reskrim Polsek Makasar, ketiga pelaku mengenakan masker dan topi sehingga wajahnya sulit teridentifikasi.
Rizka menambahkan, kedua rekannya yang menjadi korban penodongan komplotan perampok juga sudah dimintai keterangan terkait kronologis kejadian oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar.
“Ini (perampokan) kejadian pertama. Sebelumnya sekitar delapan bulan (minimarket beroperasi) aman-aman saja,” pungkas dia. (Joesvicar Iqbal)
