Selain USB Type-C, iPhone 15 juga muncul varian Pro dan seri Pro Max. Seri Pro memiliki spek storage minimal 128 GB, sementara Pro Max memiliki storage minimal 256 GB.
iPhone 15 Pro dan iPhone Pro Max menggunakan bodi titanium, bukan stainless steel. Ini menjadi alasan kenapa harganya lebih mahal.
Di seri ini, Apple masih mengadopsi desain flat frame seperti iPhone 14 series, namun dengan pinggiran sedikit melengkung.
iPhone 15 dan iPhone 15 Plus masih menggunakan chipset A16 Bionic. Ini merupakan chip yang sama dengan iPhone 14. Sementara untuk versi Pro dan Pro Max telah menggunakan chipset baru A17 Pro.
Chip A17 pro berukuran 3 nanometer itu membuat performa smartphone lebih cepat dan lebih hemat konsumsi daya baterainya.
iPhone Apple menggunakan chip ultrawide-band (UWB) ‘U2’, menggantikan U1 yang pertama kali dipakai di iPhone 11 Pro pada 2019 lalu.
Komponen ini diprediksi dapat meningkatkan kemampuan lokasi di iPhone 15 Pro, termasuk iPhone 15 dan iPhone 15 Plus, sehingga pelacakan di aplikasi Find My makin tepat.
