“Tim BPBD sudah menuju lokasi,” kata Suratno.
Mengingat kondisi saat ini sedang terjadi APG dan hujan dalam waktu bersamaan, Suratno juga memonitor laporan dari anggotanya untuk memperhatikan keselamatan.
Apabila memang belum memungkinkan mencapai lokasi karena visibility terbatas maupun kondisi cuaca belum dapat dipastikan, maka dia akan menarik mundur sementara anggota, namun tetap berkoordinasi dengan tim TSD Tlogolele.
“Tim bergerak kami upayakan agar memperhatikan keselamatan, mengingat saat ini sedang terjadi hujan dan APG masih berlangsung. Kalau tidak memungkinkan ya sudah. Kita tunda namun tetap memonitor laporan dari tim TSD,” tukas Suratno.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasito menambahkan, hujan air bercampur abu vulkanik berada di lima desa di Kecamatan Dukun dan Kecamatan Tlogolele.
Tim BPBD Kabupaten Magelang sudah bersiaga di sejumlah titik lokasi dinilai paling rawan dan berpotensi terdampak paling parah.
“Tim BPBD Kabupaten Magelang sudah stand by di sejumlah lokasi,” ujar Edi.
