Sementara itu, Inspektur Wilayah 3, Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI, Iwan Santoso mengatakan, simulasi pemilu kali ini di Lapas Cipinang akan sama dengan pelaksanaan pemilu nantinya di 14 Februari 2024.
Kalau dulu TPS diadakan di blok, namun kali ini dilakukan di lapangan. Sehingga semua orang bisa menyaksikan termasuk saksi-saksi dari partai politik (Parpol). Artinya tidak ada intervensi dari pihak manapun.
“Jadi kami benar-benar terbuka dan menjaga integritas kami semuanya, jangan ragukan kami,” tegas Iwan.
Pihaknya selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) jauh hari sudah mendeklarasikan akan netral pada Pemilu 2024. Sehingga dia pun berpesan agar pada Pemilu 2024 nantinya petugas lapas, rutan, dan LPKA Kemenkumham RI dapat memberikan transparansinya yang terbaik.
“Jadi berikanlah transparansi yang terbaik nantinya untuk Pemilu 2024,” tutup Iwan. (Joesvicar Iqbal)
