Menurut M Subhi Ibrahim Ketua Program Magister Studi Islam Universitas Paramadina, jika kita ingin tahu masa depan bangsa bisa dengan melihat kelas-kelas yang ada di sekolah, sebagai wajah dari masa depan Indonesia.
“Karena itu maka kita perlu kembali pada satu filosofi dasar terutama dalam Islam yaitu untuk membangun generasi iqra, generasi yang sadar literasi atas segala hal, bukan hanya agama tapi kepekaan kita terhadap masalah yang dihadapi masyarakat dan bangsa kita,” ungkapnya.
Ki Darmaningtyas Pengurus Keluarga Besar Taman Siswa menyatakan bahwa fatsun dalam membangun karakter bangsa itu menjadi sangat penting, etika sebenarnya merupakan proses dari pembangunan bangsa itu sendiri.
“Menurut Tan Malaka tujuan pendidikan adalah untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, dan memperhalus perasaan. Sedangkan Bung Karno mengatakan bahwa membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan, adalah pertama-tama dan pada tahap utamanya, membangun jiwa bangsa,” tegasnya.
