Sementara itu, Ketua BAP-DPD RI, Tamsil Linrung mengatakan bahwa seperti yang disampaikan (audiensi) tadi, menyikapi perkembangan politik khususnya terkait dengan perkembangan Pemilu 2024.
Mereka memiliki keresahan, karena baru sekarang ini ada pemilu yang dilakukan, jauh hari orang selalu menarasikan tentang dugaan kecurangan dan terkonfirmasi dengan sikap dan pernyataan presiden yang inkonsisten.
“Tapi semua itu kemudian berujung kepada pertanyaan tentang kesehatan presiden. Apakah presiden mengalami depresi sehingga begitu banyak inkonsistensi, (audiensi) tadi disebutkan ratusan jumlahnya dalam bahasa lain adalah sebuah kebohongan,” kata Tamsil di gedung DPD RI Jakarta, Rabu.
Padahal, sambung Tamsil, kalau kebohongan yang sistematis seperti itu sudah berbahaya dalam kelangsungan berbangsa.
“Karena itu, demi menyelamatkan negeri ini kita harus punya sikap yang tegas untuk mengetahui kondisi kesehatan presiden,” tukasnya.
Oleh karena itu, kemungkinan DPD RI segera akan bersurat secara pribadi dalam mendengarkan hal ini untuk mengetahui rekam jejak kesehatan presiden, sekurang-kurangnya dalam satu tahun ini.
