Para relawan bergiliran terjun ke lapangan sejak hari pertama banjir melanda wilayah Kabupaten Demak. Pada tiga hari pertama, fokus kegiatan relawan pada evakuasi korban, pendirian tenda pegungsi, dan dapur umum.
Saat ini aksi relawan banyak membantu dalam distribusi air bersih ke wilayah terdampak banjir serta layanan sosial bagi warga terdampak.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Chomsul menerangkan, guna mempermudah sistem koordinasi antar relawan, BPBD Provinsi Jawa Tengah mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa aktivasi desk relawan.
“Sebelumnya karena jumlah relawan banyak, kami kesulitan dalam pendataan baik personilnya, aksi, dan lokasi aksinya. Aplikasi ini mempermudah koordinasi bagi para relawan,” ungkap Chomsul.
Salah satu contoh pemanfaatan desk relawan oleh relawan bisa dilihat dari aplikasi tentang adanya aksi dukungan relawan dari Migrant Care-Save The Children yang menyalukan bantuan berupa hygiene kit, dan alat pendidikan serta dukungan psikososial di Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Demak.
