Sementara, Koordinator Satgas SDA Satpel Kecamatan Matraman, Saeful menjelaskan, penanganan awal sudah dimulai sejak Senin (4/3) lalu. Satgas SDA memasang kayu dolken di sepanjang bagian turap yang longsor sekitar 24 meter.
Kemudian, agar turap tidak ambruk seluruhnya, ditopang menggunakan kayu dolken juga dipasang melintang pada turap di sisi lainnya.
“Untuk bagian yang ambles, kita tutup dengan karung pasir, agar tidak parah amblesnya. Ini sifatnya sementara untuk menahan,” tukas Saeful.
Dia mengatakan, jika anggaran sudah turun maka seluruh bagian turap yang ambles itu bakal dibongkar total. Lalu dibangun baru menggunakan batu kali.
“Agar kokoh, bagian atas dan bawah dipasangi sloop beton cor. Setiap jarak tiga meter juga akan dipasangi sloop, yang terkait dengan sloop lainnya,” tutup Saeful. (Joesvicar Iqbal)
