Tapi tetap saja banyak yang pihak yang menuduh dirinya terlibat. Sehingga orang-orang terdekat hingga dosen pada perguruan tinggi tempat Rama kuliah pun ikut menanyakan kebenaran.
“Bukan hanya di kuliah. Di lingkungan publik banyak yang menanyakan. Ada beberapa dosen yang menanyakan ini benar atau tidak. Saya menjelaskan bahwa ini berita hoaks,” ungkap dia.
Namun Rama menjelaskan, hal terberat dialami bukan karena harus memberikan klarifikasi ke orang-orang terdekat di lingkungan atas tuduhan sebagai pembunuh Vina dan Eky.
Melainkan karena banyak pihak turut ‘menyerang’ pribadi keluarga, sehingga dia khawatir keponakannya yang masih kecil mengalami gangguan psikologis akibat tuduhan itu.
“Saya sih kuat-kuat saja, tapi saya kan sekarang punya keponakan. Saya takut begitu kalau keponakan saya merasakan apa yang saya rasakan. Begitu juga untuk orang-orang yang lain,” tukasnya. (Joesvicar Iqbal)

