Sementara itu, Kasie SIM Satpas Daan Mogot, Kompol Rezha mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur pada iming-iming untuk mendapatkan SIM melalui online tetapi SIM itu palsu.
“Dalam pembuatan SIM masyarakat bisa datang langsung di 6 Satpas yang ada di wilayah Jabodetabek,” ucap Rezha.
Sehingga dari kejadian pemalsuan SIM dilakukan dua tersangka. Masyarakat juga dapat membedakan antara SIM asli dengan yang palsu. Itu dapat dilihat pada hologramnya.
“Untuk membedakan SIM palsu dengan asli, yang asli ada lapisan plastik berhologram. Tampilan hologram di belakang SIM ada lambang hologram Korlantas yang tidak bisa dipalsukan,” pungkas Rezha mengklaim. (Joesvicar Iqbal)
