“Kita penduduk terpadat se-DKI. Bahkan se-Indonesia sebetulnya. Karena permukiman ada banyak di Jakarta Timur. Karena itu, enggak bisa (disebut) Timur banyak kasus, karena memang penduduknya padat,” jelasnya.
Febri mengatakan, Pemkot Jakarta Timur (Jaktim) sudah berupaya melakukan pencegahan KDRT dengan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Polres Metro Jaktim, DPPAPP DKI, hingga tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan pembinaan hukum bagi masyarakat di kantor Kelurahan Kramat Jati yang hari ini digelar pun pencegahan kasus KDRT menjadi satu fokus pembahasan dalam materi diberikan.
Melalui kegiatan perangkat Kelurahan Kramat Jati, pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, kader PKK diberikan sejumlah materi terkait pencegahan dan penanganan KDRT.
“Kita melakukan pembinaan rutin di setiap kelurahan. Kita berharap tokoh masyarakat, kelompok sadar hukum yang kita undang untuk pembinaan disampaikan ke warga,” tukas Febri. (Joesvicar Iqbal)
