“Kami berharap Kemendag konsultasi ke Komisi 6 DPR RI atas hasil verifikasi KADI. Mendag sudah setujui koordinasi saat raker dengan komisi 6 DPR RI beberapa saat yang lalu,” kata Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto dalam keterangan resmi, Senin (15/7/2024).
“Supaya penerapan BMAD dan BMTP tidak salah dan berakibat negatif bagi perekonomian nasional. Sekali lagi Kami menekankan agar Kemendag koordinasi hasil verifikasi KADI dan KPPI nantinya,” tambahnya.
Darmadi mencontohkan, khusus untuk industri keramik misalnya, jika melihat data kebutuhan keramik yang ada skema impor masih sangat dibutuhkan di tengah tingginya permintaan dalam negeri.
Sebagai informasi, KADI dikabarkan telah menyelesaikan penyelidikan atas dugaan dumping atas keramik impor asal China.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto, berdasarkan hasil penyelidikan yang diterimanya, impor keramik asal China terbukti menimbulkan injury di dalam negeri. Dan, telah menetapkan besaran BMAD yang akan dikenakan.
