Sementara itu, Tifatul menjelaskan PDIP yang digadang-gadang akan mengusung Edy tak kunjung memberikan kepastian dukungan.
“Jadi kami minta Pak Edy agar berusaha mencari partai lain hingga mencapai 20%, agar bisa mengusung beliau. Nah, pak Edy mengatakan bahwa PDIP sudah oke,” tuturnya.
Sayangnya, dukungan yang diharapkan tidak kunjung diumumkan. “Lebih kurang 4 kali penundaan, bahkan sampai hari ini, PDIP belum memberikan SK cagub kepada pak Edy. Belum ada kepastian, dan siapa cawagubnya. Jadi PKS Sumut harus menunggu sampai kapan?” imbuhnya.
Atas kondisi ini, Tifatul pun meminta maaf jika terjadi kesalahpahaman imbas keputusan dukungan PKS kepada Bobby.
“Bagi yang kurang berkenan dengan pilihan PKS, silakan memilih pasangan cagub-cawagub yang lain,” ujar dia.
Sebelumnya, PKS telah resmi mendukung Bobby dan Bupati Asahan, Surya sebagai cagub-cawagub di Pilkada Sumut 2024.(sofian)
