“Kalau bukan kita yang menjaga siapa lagi, para anak muda kejar cita-citanya, lakukan hal yang positif. Stop tawuran dan isi kegiatan yang positif untuk terhindar dari kenakalan remaja,” ujarnya.
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, berpesan, semua harus ikut berkomitmen bersama guna mewujudkan Jakarta Timur bebas tawuran.
“Jakarta Timur dapat memperlihatkan budaya yang damai, dan menjauhkan Jakarta Timur dari pelanggaran Kamtibmas seperti tawuran dan sebagainya,” tutup Nicolas. (Joesvicar Iqbal)

