Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: ICW Ungkap di Periode 2019-2014, OTT Korupsi Turun Signifikan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Hukum > ICW Ungkap di Periode 2019-2014, OTT Korupsi Turun Signifikan
Hukum

ICW Ungkap di Periode 2019-2014, OTT Korupsi Turun Signifikan

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 07 Sep 2024, 06:37
Share
2 Min Read
peneliti ICW Diky Anandya
Peneliti dari ICW, Diky Anandya. (Istimewa)
SHARE

Pada tahun kedua, tingkat OTT Agus Rahardjo dan tim mencapai 19 kali, sedangkan Firly terhitung 6 kali dilakukan. Penurunan juga serupa untuk tahun ketiga dan keempat.

“Ada beberapa yang kami duga penurunan ini terjadi, yang pertama adalah pimpinan KPK periode 2019-2024 itu memang tidak punya visi untuk penindakan kasus korupsi, bahkan ini juga disampaikan oleh Firli Bahuri pada saat fit and proper test pada tahun 2019 lalu,” ungkap Diky dilansir detikcom.

Ia menyinggung pernyataan Firly kala fit and proper test calon pimpinan KPK di DPR RI. Dia menyebutkan Firly ingin mengedepankan aspek pencegahan di kepemimpinan mendatang.

“Bahwa periode ke depan ketika dia terpilih menjadi pimpinan KPK maka akan mengedepankan aspek pencegahan. Kinerja kerja-kerja untuk pencegahan,” tutur Diky.

Baca Juga

logo icw
ICW Temukan 4 Persoalan Pengadaan Jasa Sertifikasi Halal di BGN
Didesak Segera Periksa Bobby Nasution, Jawaban KPK Masih Landai
Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Diragukan ICW

“Padahal kalau kita lihat pada konteks penegakan hukum antikorupsi seharusnya pencegahan itu tidak bisa dipandang secara parsial hanya menekankan pada aspek pencegahan, tapi harus berjalan simultan dengan penindakan,” imbuhnya. (*)

Previous Page12
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: ICW, Indonesia Corruption Watch, OTT Korupsi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Istana Garuda IKN Lagi, Presiden Mau Berkantor di IKN. Ini Desain Bentuk Istananya
Next Article Pertamina cek LPG Tangsel Lakukan Pengawasan, Pertamina Turun Lapangan Cek Pasokan LPG

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi pemantauan hilal. Foto: NU Online
Nasional

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H

HeadlineOtomotif
Alex Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Catalunya 2026
16 May 2026, 21:09
Jakarta Raya
SIM Keliling Jakarta Minggu 17 Mei Buka di 2 Lokasi
17 May 2026, 09:21
Headline
Prabowo Respons Santai Rupiah Anjlok, Sebut Orang Desa Tak Pakai Dolar
17 May 2026, 10:55
HeadlineNasional
Prabowo Tegaskan Aparat Jangan Lindungi Judi dan Narkoba
16 May 2026, 21:54
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?