Suharyanto menambahkan, tujuan apel dan latihan serentak ini guna membangun dan melatih kembali kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi potensi gempa dan tsunami di sepanjang kawasan megathrust Sumatera dan Jawa.
“Bertepatan juga dengan peringatan 20 tahun Tsunami Aceh dan menyambut Bulan Pengurangan Risiko Bencana, bersama kita tingkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana mulai dari diri sendiri, keluarga hingga komunitas,” tukasnya.
Kepala BNPB turut memberikan dukungan bantuan kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai berupa dukungan operasional Dana Siap Pakai sebesar 200 juta rupiah serta logistik dan peralatan meliputi 2 unit tenda pengungsi, 30 unit tenda keluarga, 30 unit velbed, 200 lembar matras, 200 lembar selimut, 2 unit light tower, 2 unit genset, 50 lembar kasur lipat, 200 paket hygene kit dan 200 paket sembako.
Sebelumnya, BNPB telah melakukan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman megathrust, seperti penyelenggaraan latihan gabungan skala internasional Mentawai Megathrust Disaster Relief Exercise pada Tahun 2014, latihan ASEAN Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX) di Kota Cilegon pada Tahun 2018, mitigasi vegetasi di Pantai Cemara Sewu Cilacap tahun 2021, maupun Ekpedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) menyasar 512 di 24 kabupaten/kota yang berada pada pesisir selatan Pulau Jawa.
