Diagnosis Cacar Monyet
Diagnosis banding klinis yang harus dipertimbangkan antara lain penyakit lain dengan tanda-tanda ruam, seperti cacar (walaupun disingkirkan), cacar air, campak, infeksi bakteri pada kulit, kudis, sifilis, dan alergi obat. Limfadenopati pada stadium prodromal cacar monyet mungkin merupakan gambaran klinis yang membedakan cacar monyet dengan cacar lainnya.
Monkeypox hanya dapat didiagnosis jika virusnya dapat diidentifikasi dengan berbagai tes yang dilakukan di laboratorium khusus. Jika dicurigai adanya monkeypox, petugas medis harus mengumpulkan sampel yang sesuai dan menbawanya dengan aman ke laboratorium yang sesuai. Sampel diagnostik yang optimal adalah dari luka berupa eksudat luka atau kasa berkrusta yang disimpan dalam tabung kering dan steril serta disimpan pada suhu dingin.
Darah dan serum dapat digunakan tetapi seringkali tidak dapat disimpulkan karena singkatnya waktu bertahan hidup virus dalam darah dan faktor-faktor yang ada pada saat pengambilan sampel. Untuk menafsirkan hasil tes, sangat penting bahwa sampel disertai dengan informasi pasien termasuk :
- Perkiraan tanggal timbulnya demam.
- Tanggal timbulnya ruam.
- Tanggal pengambilan sampel.
- Kondisi orang tersebut saat ini (tahap ruam).
- Umur
Pencegahan Cacar Monyet
