Menurutnya dalam upaya mitigasi, BMKG bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan modifikasi cuaca.
“Modifikasi cuaca yang dilakukan tidak akan menyebabkan banjir di wilayah lain, karena yang dimodifikasi adalah awan-awan yang masih berada di laut dan belum sempat masuk ke daratan,” jelasnya.
Untuk itu, kata Dwikora masyarakat tidak perlu resah. Namun demikian tetap waspada dalam menghadapi penomena cuaca.
“Mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini,” tandasnya.(sofian)

