Cahyo berpandangan, masuknya agama Kristen (Protestan dan Katolik) menyebabkan transformasi yang signifikan dalam kepercayaan asli orang Papua. Ini menghasilkan interaksi yang kompleks antara nilai-nilai tradisional dan Kristen. Transformasi ini terlihat dari bagaimana pendidikan agama yang telah membentuk kembali kehidupan dan pengalaman religius masyarakat Papua.
Sedangkan, agama-agama lokal secara signifikan membentuk praktik-praktik tradisional dan adat istiadat Papua. Namun Interaksi antara agama lokal dan agama-agama yang baru masuk seperti Kristen dan Islam menghasilkan lanskap budaya yang dinamis. Sehingga diperlukan keseimbangan antara melestarikan warisan budaya dan menerima perubahan.
