Capaian laba tersebut karena pendapatan per September 2024 yang meroket 135% menjadi Rp 727,37 miliar dari periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 309,06 miliar.
Seiring dengan naiknya pendapatan, beban pokok penjualan naik Rp 280,8 miliar dari sebelumnya yang sebesar Rp 113,6 miliar. Sehingga laba kotor FORE naik menjadi Rp 446,5 miliar dari sebelumnya yang sebesar Rp 195,4 miliar.
Adapun total aset FORE per September 2024 naik menjadi Rp 604,78 miliar dari September 2023 yang sebesar Rp 339,4 miliar.
Sebagai tambahan informasi, Perseroan didirikan pada tahun 2018, Perseroan merupakan perusahaan food & beverage yang beroperasi dengan merek “Fore” dan menawarkan produk utama roasted coffee. Per 30 September 2024, Perseroan dan Perusahaan Anak telah mengoperasikan 217 outlet di 44 kota termasuk di Singapura.
Fore adalah merek unik yang menghadirkan pengalaman kopi berkualitas tinggi. Fokus perseroan pada R&D dan kolaborasi telah menghasilkan inovasi yang sukses seperti Butterscotch Sea-Salt Latte yang terkenal, dengan lebih dari 8 juta cangkir terjual sejak 2022. Kesuksesan dan keunggulan operasional Perseroan menjadi dasar untuk menyebarkan budaya kopi Indonesia ke seluruh dunia.
