Dua distrik yang terendam adalah Distrik Angkaisera dan Distrik Yawakukat. Sebanyak 765 jiwa dari dua distrik tersebut terdampak banjir.
BPBD Kabupaten Kepulauan Yapen memberikan bantuan selimut, tikar, sembako dan pemenuhan kebutuhan dasar yaitu makan dan minum siap saji selama 3 hari.
“Saat ini banjir sudah surut dan warga sudah kembali beraktivitas normal”.
Berbanding terbalik dengan kejadian sebelumnya, di Provinsi Sumatera Utara justru terjadi kebakaran hutan dan ladang berlokasi di Komplek Perkantoran Simanjalo, Kabupaten Toba, Senin (2/6) pukul 15.30 waktu setempat.
Kebakaran kali pertama diketahui muncul dari pohon pinus yang terbakar tanpa sengaja. Kemudian apinya merambat luas ke rumput dan ladang di sekitarnya. Seluas kurang lebih 1 hektar lahan terbakar.
BPBD Kabupaten Toba segera menuju lokasi kejadian untuk segera memadamkan api dengan membawa pompa gendong dan alat pemukul api. Beruntung api dapat segera dipadamkan.
Meski sudah aman, Satgas BPBD Kabupaten Toba masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi jika lahan kembali terbakar dan melebar ke rumah penduduk.
