“Setelah dari kami, proses realisasi dilakukan oleh pihak bank,” ucap Tetty.
Tersedia pula bantuan uang muka dan bunga kredit rendah mulai dari lima hingga 8,5 persen tergantung jenis pembiayaan. Uang muka yang dibutuhkan ringan, bahkan bisa dimulai dari hanya satu persen saja.
“Ada juga subsidi DP sampai Rp4 juta untuk meringankan peserta,” sebut Tetty.
Dengan kemudahan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja memanfaatkan program MLT untuk kebutuhan hunian. Tetty menegaskan fasilitas ini memberikan solusi kepemilikan rumah tanpa mencairkan saldo JHT.
“Program ini bentuk nyata dukungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk kesejahteraan pekerja,” cetus Tetty. (msb/dani)

