Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN akan terus memperluas program elektrifikasi hingga menjangkau seluruh pelosok negeri, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“PLN terus berusaha menghadirkan listrik ke seluruh pelosok meskipun dihadapi dengan tantangan dan aksesibilitas. Kami terus menjalankan arahan Pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Darmawan.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kampung Menra menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Namun, PLN berhasil membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,55 kilometer sirkuit (kms) dan satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA). Hingga Mei 2025, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,99 persen.
“Meski penuh tantangan, kami tidak mundur. Dengan kerja keras seluruh tim PLN dan dukungan masyarakat serta para stakeholder, akhirnya listrik bisa menyala 24 jam di Kampung Menra. Kami berharap kehadiran listrik ini memberi multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, serta kualitas layanan pendidikan dan kesehatan,” tutup Edyansyah. (Yudha Krastawan)

