IPOL.ID – Kapal perang Inggris HMS Richmond bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kehadirannya menjadi momentum penting untuk memperkuat diplomasi teknologi pertahanan antara Indonesia dan Inggris.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memanfaatkan kunjungan ini untuk menyoroti potensi alih teknologi dan kerja sama strategis di bidang riset dan manufaktur pertahanan.
“Kapal perang Inggris HMS Richmond frigate Type 23 termasuk kapal perang dengan kemampuan multifungsi karena dibekali sonar canggih, sistem tempur bawah laut serta helikopter Merlin Mark II anti-kapal selam,” ungkap Cuk Supriyadi Ali Nandar, Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN yang hadir dalam kunjungan kehormatan bersama Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN, Nugroho Dwi Hananto, baru-baru ini.
Kapal HMS Richmond bersandar di Jakarta mulai 25 Juni 2025 hingga 1 Juli 2025. Kapal ini merupakan bagian dari armada pendamping HMS Prince of Wales, kapal induk Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Komandan HMS Richmond, Commander Richard Kemp, mengatakan, Royal Navy ingin bersinergi dan memiliki kemitraan yang awet dengan Indonesia. Selain itu, kunjungan HMS Richmond ke Jakarta menunjukkan komitmen Inggris dalam menguatkan hubungan diplomatik, ekonomi, pertahanan dan keamanan, dengan mitra di Asia Pasifik.
