Ketum Inkud merinci, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan KUD yang selama ini sudah terjalin, optimis akan mampu menggerakan kembali ekonomi kerakyatan. “Jaringan KUD di seluruh Indonesia yang berjumlah 9000 koperasi dengan 13 juta anggotanya, ini angka yang mampu dibesarkan kembali dengan dampak menggerakan perekonomian yang luar biasa,” katanya.
Dalam surat yang dikirim Inkud kepada Presiden Prabowo, dikatakan Portasius, juga memberi masukan bahwa pemerintah harus fair menjaga koperasi dalam sektor pembiayaan. Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui bank pelat merah turut menyuport pembiayaan kepada koperasi. “Niatnya baik, memberi akses pembiayaan dengan bunga lunak. Tapi harus diingat, pemerintah harus lebih pruden, sebab perang tarif bunga pinjaman ini juga bisa mematikan koperasi yang selama ini juga memberikan pinjaman ke anggota,” ungkap Portasius Nggedi.
Inkud juga menilai Rasio Gini Indonesia yang tinggi yakni mencapai 0,379 ( data Maret 2024-red) mendakan ketimpangan si kaya dan si miskin yang masih sangat besar. Hal ini berarti bahwa orang-orang dengan pendapatan tinggi menerima persentase yang lebih besar dari total pendapatan populasi.
