Menteri Dody juga menyoroti empat strategi pendukung yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur berkelanjutan, yakni Smart Infrastructure berbasis teknologi digital dan AI, Green Urban Planning, konstruksi tangguh terhadap bencana, serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Ketahanan infrastruktur tidak berasal dari beton saja, melainkan dari bagaimana kita berpikir, merencanakan, dan terlibat. Memperkuat infrastruktur untuk masa depan berarti memikirkan kembali pendekatan kita, dari kapasitas hingga ketahanan, dari skala ke tujuan, dari pemanfaatan jangka pendek ke keberlanjutan jangka panjang,” jelas Menteri Dody.
Demi mencapai target pembangunan infrastruktur dalam RPJMN 2025-2029, Indonesia membutuhkan dana sekitar Rp1.900 triliun. Pemerintah Indonesia hanya mampu membiayai 60%, sehingga Menteri Dody mengajak sektor swasta dan mitra internasional untuk bekerja sama melalui skema pembiayaan KPBU.
“Kami memiliki 55 proyek skema KPBU, dengan 9 proyek senilai Rp90 triliun akan dibuka untuk investasi di forum ICI ini. Mari kita bangun infrastruktur yang lebih cerdas, hijau, dan inklusif bersama-sama,” ujar Menteri Dody.
