“Adanya kondisi penataan ini, kita harapkan nanti animo masyarakat lebih banyak datang ke sini, karena nyaman, tertib, dan dilayani dengan baik,” kata Kusmanto.
Sementara itu, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menambahkan, pihaknya ikut mendukung program penataan Pasar Induk Kramat Jati menjadi pasar modern yang tertata rapi dan bagus. Dengan begitu pedagang dan pembeli bisa melakukan aktivitas dengan baik, termasuk sistem pengamanan yang ada didalamnya.
“Kami siap mendukung program ini dan semoga semua pihak bisa bersinergi,” tegas Kombes Nicolas.
Menurut Kapolres, jika memang program penataan itu sudah diketok dan menjadi keputusan bersama, harus dilihat mana yang lebih mudaratnya dan mana yang lebih manfaatnya. Kalau manfaatnya lebih bagus jangka pendek, menengah dan panjang, semuanya harus mengikuti keputusan itu.
“Intinya kita akan ikut turun untuk memberikan sosialisasi kepada mereka, sekaligus menyadarkan mereka bahwa tujuan penataan pasar itu demi kebaikan bersama,” tegas Kapolres Jaktim.
