Sebelum integrasi dengan PaDi UMKM dilakukan, sistem SAP Telkomsel masih berjalan secara manual sehingga proses pengadaan terasa lebih kompleks dan menyita waktu. Pengintegrasian SAP PaDi UMKM melalui API yang sudah Telkomsel miliki, termasuk juga fitur custom interface, telah berhasil mengatasi tantangan tersebut.
“Solusi dari PaDi UMKM sangat bagus! Hal ini menjadi concern kami, baik dari sisi policy maupun compliance, yang bisa terwujud dalam interkoneksi antara dua sistem SAP yang kami miliki dan PaDi UMKM. Kami merasakan kemudahan dalam bertransaksi sekaligus juga terlindungi secara hukum dan aturan yang berlaku,” ungkap Vice President E-Commerce, General, Area & Enabler Procurement Telkomsel Dimas Anom Wicaksono.
Integrasi ini nyatanya telah berhasil membantu pengadaan di Telkomsel menjadi lebih efektif dan efisien. “Setelah integrasi, proses pengadaan kami menjadi lebih comply dan kami bisa melakukan cost efficiency, lebih lanjut belanja ke UMKM juga semakin meningkat,” tutup Dimas.
