Kemudian pejabat Pemerintah Daerah yang hadir yaitu Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hadipin.
“Melihat kerusakannya seperti ini, harus segera dilakukan relokasi karena perubahan geologi. Lokasi ini tak lagi aman untuk ditempati. Karena itu, kita harus segera menentukan skenario relokasinya seperti apa,” ujar Menko PMK Pratikno.
“Yang jelas tidak ada pembangunan huntara (hunian sementara) tetapi langsung relokasi,” tambah menko PMK.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB Suharyanto menambahkan, segala bentuk kebutuhan dasar warga masyarakat terdampak, baik yang saat ini mengungsi terpusat maupun mengungsi mandiri akan tetap dilayani.
Data terkini diterima BNPB per Rabu (18/6) rincian jumlah warga mengungsi terdiri dari 145 jiwa mengungsi mandiri di rumah kerabat atau mengontrak dan 111 jiwa mengungsi di Kantor Desa Pasirmunjul.
Pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak didukung beberapa lembaga, antara lain, BNPB, Kemensos, dan Baznas.
Suharyanto menekankan fokus penanganan darurat juga salah satunya pendataan warga yang akan melaksanakan relokasi.
