Menanggapi hal tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menyatakan telah menerima laporan awal dan tengah melakukan verifikasi.
“KBRI Tokyo sudah mendapat informasi awal terkait berita tersebut dari beberapa pihak. Saat ini sedang melakukan verifikasi lebih lanjut,” kata Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, Rabu (25/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan untuk menemui langsung pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut.
“Untuk bisa bertemu langsung dengan pihak-pihak yang memahami video tersebut, termasuk memverifikasi waktu dan lokasi kegiatan. Sehingga informasi yang kami sampaikan lebih akurat dan kredibel,” katanya.
Dengan tegas KBRI Tokyo juga meminta komitmennya untuk terus bersinergi dengan komunitas WNI di Jepang agar selalu menaati peraturan yang berlaku di negara tersebut.(Vinolla)
