IPOL.ID – Pertanyaan ini sering muncul di masyarakat, khususnya di dunia pendidikan: Apakah semua orang cocok menjadi guru?
Pertanyaan ini pun mengemuka dalam forum nasional yang membahas hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Periode II Tahun 2025.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menegaskan pentingnya memulai pendidikan guru dengan langkah paling mendasar: pemetaan bakat dan minat secara ilmiah.
“Kita harus berani bertanya sejak awal: apakah calon guru benar-benar punya passion dan karakter yang sesuai? Karena tidak semua orang, meskipun pintar, cocok jadi pendidik,” ujar Amien dalam arahannya di Jakarta, melansir Sabtu (12/7/2025).
Menurutnya, pendidikan profesi guru harus berpijak pada pemahaman menyeluruh terhadap siapa calon guru itu sebenarnya, bukan sekadar berapa nilainya saat ujian atau seberapa cepat ia menyelesaikan program.
Dirjen mengkritik sistem rekrutmen dan pelatihan guru yang selama ini masih bersifat seragam. Ia menekankan bahwa profesi guru menuntut kesiapan mental, kedewasaan emosi, dan panggilan hati, bukan semata kecerdasan akademik.
