Jarwansyah didampingi Gubernur Maluku Utara dan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba meninjau pos lapangan di Lapangan Merdeka, Labuha, Kota Bacan, Halsel.
Di hadapan warga terdampak, Jarwansyah menyampaikan kehadirannya di Halsel untuk memastikan enam hal terkait penanganan bencana banjir di wilayah ini berjalan baik. Pertama, kaji cepat kejadian bencana banjir.
Data terangkum dari kaji cepat akan menentukan status kejadian bencana. Pada kejadian banjir ini, Bupati Halsel menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari terhitung sejak tanggal 22 Juni hingga 7 Juli 2025.
Kedua, aktivasi posko. Jarwansyah mengapresiasi posko telah terbangun fasilitas layak. Kolaborasi antar lembaga memungkinkan dapur umum, layanan kesehatan, hingga gudang logistik tersedia baik.
Ketiga, pencarian dan pertolongan. Keempat, pemenuhan kebutuhan dasar. Jarwansyah memastikan lima kebutuhan dasar terlayani baik, antara lain, pangan, sandang, tempat tinggal, air bersih, dan kesehatan.
Menurutnya, lima kebutuhan dasar warga terdampak banjir Halsel telah tercukupi baik. Hal ini ditunjukkan adanya dapur umum memasak hingga 7.000 bungkus per hari, dan pos pelayanan kesehatan oleh dinas kesehatan setempat.

