“Tidak ada kendala apapun selama empat hari penyelenggaraan. Kita dapat respons bagus dari tim-tim peserta. Puncaknya terjadi saat pembukaan FIBA 3×3 Challenger Jakarta 2025 dimana kita mampu menjual habis tiket pertandingan. Ada kurang lebih 2.300 orang yang beli tiket baik online maupun offline. Ini menunjukkan acara ini sangat dinikmati masyarakat,” ujar Ferry Kono.
“Ini juga menunjukkan kesiapan panitia dan menunjukkan crowd manajemen kita bekerja dengan baik. Sehingga total lebih dari dua ribu orang bisa datang menikmati acara dan pulang dengan selamat tanpa ada insiden berarti. Sampai jumpa di Yogyakarta 2025,” pungkas Ferry Kono.
Meski baru edisi pertama, Inaspro 3×3 Jakarta 2025 mampu mengundang pujian dari para pemain-pemain dunia basket 3×3. Mereka terkesan dan siap kembali lagi pada tahun 2026.
“Ini pertama kalinya saya ke Indonesia. Semuanya luar biasa, fans maupun pelaksanaannya menakjubkan. Fasilitas yang saya dapat terbaik. Saya pastinya ingin kembali ke Indonesia,” ujar bintang Lugano, Malik Hluchoweckyj. (bam)
