Sementara itu, Teguh Yuhono, Ketua Kelompok Tani Karya Giri Jaya Lampung, mengatakan, Program swasembada pangan yang dicanangkan Pemerintah bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat baik petaninya sendiri maupun nonpetani.
Kelompok tani ini berfokus pada 2 program pertanian yakni komoditas kopi dan padi. Kelompok tani secara teknis telah terlibat aktif dalam program swasembada pangan.
“Dengan program swasembada pangan ini hasil pertanian akan terjual dengan harga yang tinggi, karena tidak adanya persaingan hasil pertanian yang berasal dari impor. Hal tersebut berdampak positif terhadap hasil produksi pertanian di kelompok tani kami yang terus meningkat,” katanya.
Hingga saat ini, sambungnya, mereka telah menerima bantuan dari pemerintah terkait program swasembada pangan. Antara lain, pemberian benih, pupuk, alat traktor, pelatihan untuk peningkatan SDM dan bantuan lainnya dalam rangka percepatan program swasembada pangan.
Teguh menjelaskan, untuk berjalannya program swasembada pangan koordinasi yang dilakukan dinas pertanian baik di kabupaten/kota maupun provinsi di Lampung dengan kelompok tani sangat baik. Dinas dan pemerintah daerah sangat men-support kami kelompok tani dalam kegiatan pelaksanaan program swasembada pangan.
