“Program ini berdampak positif terhadap kesejahteraan petani karena pemerintah telah menjamin Hargra Eceran Tertinggi (HET) yang lebih tinggi dari harga biasanya sebelum ditentukan. Kemudian dampak lain yakni kepastian penjualan karena tidak ada persaingan dari hasil pertanian dari luar (impor),” ungkapnya.
Sementara terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program swasembada pangan antara lain adanya hama yang semakin kuat. Sehingga harus menggunakan obat-obatan dan pupuk dengan dosis tinggi yang seiring waktu menyebabkan tanah menjadi tidak subur.
“Oleh karenanya kami berharap akan keberlanjutan program swasembada pangan ke depannya untuk terus dievaluasi, serta adanya pemberian dan pendampingan dari pihak-pihak terkait kepada kelompok tani untuk mencapai percepatan swasembada pangan. Mengingat, apabila swasembada pangan sudah tercapai, maka tingkat kesejahteraan masyarakat akan terjamin,” pungkasnya.(ahmad)
