Para Duta Besar RI untuk kawasan Afrika memberikan apresiasi atas dukungan konkret Indonesia Eximbank dan menyatakan kesiapannya untuk menjadi jembatan komunikasi antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra di Afrika. Pertemuan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi diplomasi ekonomi. Para perwakilan diplomatik menyampaikan bahwa
momen ini sangat tepat, mengingat Afrika sedang membuka peluang bagi negara-negara seperti Indonesia yang memiliki rekam jejak historis positif.
“Afrika bukan sekadar pasar alternatif, tapi representasi masa depan. Kedekatan emosional yang telah terjalin sejak Konferensi Asia Afrika tahun 1955 menjadi modal historis penting yang dapat dimanfaatkan sebagai pintu masuk dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Afrika,” ungkap Bapak Duta Besar Bambang Suharto, Duta Besar Indonesia untuk Republik Federal Nigeria.
Tak hanya itu, Indonesia Eximbank juga terus memperkuat peran beyond financing-nya dengan membina pelaku UKM melalui program CPNE (Coaching Program for New Exporter). Berbagai kisah sukses lahir dari program ini, seperti CV Kwadungan JavaCoffee yang berhasil menembus pasar Libya, CV Jaya Saliem yang mengekspor produk kakao ke Mozambique, dan CV Mitraindo Shoes yang memasok alas kaki ke Afrika Selatan. Upaya ini menegaskan peran Indonesia Eximbank dalam membangun rantai ekspor yang berkelanjutan, sekaligus memberdayakan pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas dan #BeraniMendunia

