Edward menjelaskan, di Toko Kopi Cap Bemo ini terdapat empat jenis kopi yaitu robusta, arabika, excelsa dan liberika. Namun di Indonesia khususnya di telinga para pecinta kopi yang familiar lebih dikenal adalah dua jenis kopi, robusta dan arabika disebutkan itu tadi.
Dia pun sempat ikut pelatihan training mendalami menjadi barista, caping dan lainnya. Memang sengaja untuk lebih mendalami terkait after taste dari cita rasa seduhan kopi itu sendiri.
Pasalnya, komunitas robusta dan arabika itu saat ini paling dikenal di tanah air.
“Jadi saya pun mendalami dan tak hentinya untuk belajar tentang kopi yang tidak akan pernah habis dibicarakan satu hari satu malam,” kelakarnya.
Meski demikian, tentu saja dia memiliki biji kopi best seller, antara lain, robusta Sidikalang premium, dengan ciri khas roastingannya yang dark (kehitaman), secara body bolt, cita rasa yang kuat (strong), wanginya yang berbeda, rasa pahitnya cukup kuat.
Selain itu, ada juga jenis robusta Dampit asal Malang, Jawa Timur, dengan aroma dan rasa karamel, cokelat, earthy dengan body kental serta acidity yang rendah.
