Sehingga selain biji kopi pilihan, dia juga melengkapi tokonya dengan menjual alat-alat manual brewing, antara lain, fiesixtee, frenfrice, mokapot, vietnam drift dan lainnya.
“Penikmat kopi bisa membedakan itu. Di dalam seduhan kopi ini menghasilkan aroma, cita rasa tersendiri, ada rasa kacangnya, cokelatnya, buahnya dan herbalnya itu sendiri”.
Saat ini saja, dia tetap menggunakan dua mesin giling guna menghaluskan biji kopi pilihan untuk memenuhi pesanan para pelanggan.
“Sejak awal toko kopi ini berdiri sudah ada mesin giling kopi ini. Bahkan ada juga mesin exspresso. Tapi terkait permintaan pelanggan suka yang giling halus untuk meningkatkan aroma kopi itu sendiri. Dulu kan orang suka kopi tubruk gilingan halus. Tapi ada juga yang suka giling medium atau kasar karena untuk manual brewing dipakai dengan saringan”.
Per tahun ini, dia mulai merenovasi total toko kopinya di Pasar Rawamangun. Bahkan variannya sudah bertambah banyak, awalnya varian kopi hanya 5 – 10 item, sekarang sudah mencapai sekitar 30 varian item kopi dimiliki. Ke depan tokonya akan terus menambah varian item kopi dimiliki nusantara ini.
