IPOL.ID – Gempa bumi pernah terjadi mengguncang Daerah Karawang-Bekasi, Jawa Barat di tahun 1862 hingga menimbulkan kerusakan dan guncangan yang signifikan.
Berdasarkan kajian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu diperkirakan memiliki magnitudo sekitar (M) 5,8.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono menerangkan bahwa kejadian gempa di waktu tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas Sesar Baribis (kini dikenal sebagai Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat-West Java Back Arc Thrust).
Meski tidak terdokumentasi selengkap gempa-gempa besar lainnya di Indonesia, peristiwa itu tetap menjadi catatan penting dalam sejarah kegempaan nasional.
“Tetap jadi catatan penting sejarah kegempaan nasional,” kata Daryono dalam keterangannya pada awak media, Minggu (24/8/2025).
Fakta gempa Karawang 1862, lanjut dia, untuk lokasi dan wilayah terdampak terjadi di wilayah utara Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang, serta dirasakan hingga Purwakarta, Bekasi, Jakarta, dan Depok.
