Menariknya, kedua paket program perlindungan tersebut hanya memerlukan iuran kepesertaan yang sangat ringan yaitu Rp16.800 per bulan.
”Iuran Rp16.800 ini adalah skema kepesertaan pekerja bukan penerima upah (BPU) dengan asumsi upah satu bulan Rp1 juta. Nah mahasiswa magang bisa memanfaatkan kepesertaan BPU ini sebagai upaya perlindungan diri selama menjalankan tugas magang,” cetus Ramdani.
Sosialisasi ini disambut antusias oleh para Dosen dan mahasiswa Program Studi Oseanografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB. Pihak program studi juga menyatakan kesiapannya untuk mendaftarkan para mahasiswa magang sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami senang bahwa kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial semakin meningkat, termasuk di kalangan akademik,” ungkap Ramdani.
Selain Ramdani sebagai pemateri utama, sosialisasi juga diisi oleh perwakilan dari TNI AL Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidrosal), sebagai bagian dari sinergi dalam kegiatan Program Kompetisi Kampus Berdampak (PKKB) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh FITB-ITB. Acara ini menjadi platform strategis untuk menyatukan pemahaman antara dunia pendidikan dan dunia kerja dalam mendukung jaminan sosial tenaga kerja.
