“Saya membayangkan potongan-potongan perca ini seperti batu-batu candi yang disusun satu per satu dengan ketekunan dan nilai historis. Patchwork adalah simbol dari bagaimana kita menyatukan banyak hal kecil menjadi sesuatu yang lebih besar dan berarti,” tutur Brilianto penuh semangat.
Brilianto menampilkan total 40 look, terdiri dari koleksi womenswear dan menswear yang seluruhnya merupakan karya ready-to-wear. Setiap busana memperlihatkan eksplorasi teknik jahit patchwork dengan struktur yang dinamis dan komposisi warna yang tegas, namun tetap membumi. Pengaruh gaya streetwear hadir dalam siluet oversized, layering dramatis, serta sentuhan glamor lewat aksen logam dan permainan tekstur kain.
Koleksi ini tidak hanya menjadi bukti ketangguhan estetika, tetapi juga kepedulian terhadap bumi.
Konsep sustainable fashion menjadi napas utama dari MAHAKIRTI, di mana seluruh bahan berasal dari limbah tekstil yang diolah kembali dengan tangan kreatif tim Brilianto.
“Sustainability bukan sekadar tren, tapi sudah seharusnya menjadi etos kerja kreatif kita hari ini. Saya ingin menunjukkan bahwa limbah pun bisa menjadi sebuah karya seni yang bernilai tinggi,” tambah Brilianto.
