“Buat apa jadi polisi kalau hanya membuat pusing masyarakat? Polisi harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tandasnya.
Menurut Irjen Agus Suryo, pelayanan yang baik, disiplin tinggi, dan sikap humanis merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Tugas utama kita adalah melayani dan mengabdi kepada masyarakat. Tidak boleh ada ruang untuk menyalahgunakan kewenangan. Kita harus terus menjaga citra Polri,” kata Kakorlantas.
Ke depan, Korlantas Polri berkomitmen untuk memperkuat pendekatan preventif dan edukatif, demi mendorong kesadaran tertib lalu lintas secara kolektif di masyarakat.
Penegakan hukum akan tetap dilakukan secara profesional, namun tetap mengedepankan rasa keadilan, edukasi, dan empati.
“Kami ingin masyarakat melihat polisi sebagai mitra yang hadir untuk solusi, bukan sumber kekhawatiran. Melalui pelayanan yang tulus dan profesional, kami terus mengabdi untuk keselamatan bangsa di jalan raya,” pungkas Irjen Agus Suryo. (Joesvicar Iqbal)
