“Manusia bisa diajak berpikir setelah perutnya kenyang. Pangan relatif sudah aman, sandang bisa kita atasi, kini kita hadapi tantangan besar di sektor papan,” kata Fahri di hadapan Hernowo Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) beserta jajaran.
Wamen PKP soroti data krusial, sekitar 15 juta warga Indonesia belum memiliki rumah, dan 20 juta lainnya hidup di rumah tidak layak huni.
Menurut Fahri, inilah momen penting bagi Krakatau Steel (KS) untuk menjadi pusat solusi pembangunan perumahan nasional berbasis industri.
Wamen PKP datang didamping Direktur Penyiapan Lahan dan Prasarana, Sarana, serta Utilitas Umum Kawasan Permukiman Indra Gunawan, dan Direktur Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Edward Abdurrahman.
Krakatau Steel dan Proyek 3 Juta Rumah:
Presiden Prabowo Subianto, lanjut Fahri, menaruh perhatian serius terhadap sektor perumahan, bahkan menjadikannya prioritas pembangunan jangka menengah.
Pemerintah menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah: satu juta di desa, satu juta di pesisir, dan satu juta di kota.
