Pada akhirnya, imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak terprovokasi oleh upaya delegitimasi pemerintah.
“Indonesia saat ini bukanlah Indonesia 1998. Demokrasi sudah lebih matang, ekonomi lebih kuat, dan masyarakat lebih cerdas. Jangan sampai kepentingan segelintir kelompok merusak masa depan bangsa yang telah kita bangun bersama,” pungkas Haidar Alwi. (Yudha Krastawan)
