IPOL.ID – Aksi protes mahasiswa di Timor Leste menolak kebijakan parlemen berujung kericuhan. Sejumlah gedung pemerintah dilaporkan mengalami kerusakan setelah massa melempari batu, membakar ban, dan bentrok dengan aparat di ibu kota Dili.
Dikutip dari Reuters, Rabu (17/9), lebih dari 1.000 mahasiswa telah turun ke jalan sejak Senin (15/9), mendesak parlemen membatalkan rencana pemberian tunjangan pensiun seumur hidup bagi anggotanya.
Protes ini terus berlangsung hingga tiga hari dan semakin memanas ketika aparat berusaha membubarkan massa dengan tembakan gas air mata.
Timor Leste, negara berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa dengan ekonomi yang masih bergantung pada cadangan minyak dan gas yang makin menipis, sebelumnya dikecam karena berbagai kebijakan mewah bagi pejabatnya.
Bahkan, parlemen pernah menuai kritik keras saat berencana membeli 65 unit mobil baru untuk anggota legislatif.
Setelah tekanan dari mahasiswa semakin besar, partai-partai di parlemen akhirnya menyatakan kesepakatan dengan mahasiswa untuk mencabut rencana pemberian tunjangan pensiun tersebut.
