Dengan adanya tol ini, membuat akses dari Balikpapan menuju kawasan inti IKN yang pada awalnya membutuhkan waktu 2-3 jam, sekarang menjadi 1 jam. Tol ini menjadi infastruktur strategis yang akan menunjang mobilitas masyarakat, aparatur negara, dan aktivitas logistis, sekaligus mendukung transformasi IKN sebagai kota modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Setelah tahap PHO, Tol IKN Seksi 3A akan memasuki masa pemeliharaan selama 720 hari sebelum beroperasi penuh. Seluruh pembangunan tol IKN dari Seksi 1A hingga 6C ditargetkan tersambung pada tahun 2028, yang akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan konektivitas IKN sebagai ibu kota masa depan Indonesia.
“Kami optimistis seluruh seksi tol IKN tersambung pada 2028 dan menjadi penopang utama konektivitas menuju ibu kota masa depan Indonesia”, ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Selain menyelesaikan Tol Seksi 3A, Brantas Abipraya juga sedang mengerjakan sejumlah proyek jalan penting di kawasan IKN. Antara lain pembangunan Tol IKN Seksi 6B (Outer Ring Road) yang menghubungkan KKT Kariangau dengan Simpang ITCI, serta beberapa ruas jalan kawasan inti pemerintahan yang dirancang untuk mendukung akses menuju Istana Presiden, kantor kementerian, dan fasilitas publik lainnya.
